fbpx

Masukkan kata kunci Anda

Top 10 Buku Best Seller di Mom Literacy Expo

Top 10 Buku Best Seller di Mom Literacy Expo

Top 10 Buku Best Seller di Mom Literacy Expo

Tidak terasa ya, Mom Literacy Expo hampir usai. Berikut ini kami akan membagikan Top 10 buku-buku favorit pembaca. Siapa tahu beberapa di antaranya ada yang menarik untuk dibaca oleh Anda dan keluarga.

  1. Yuk, Mengenal Huruf Bersama Goyi dan Pipi

Siapa sih, yang belum kenal tokoh lucu ini. Goyi dan Pipi yang menggemaskan! Gara-gara makan sebuah apel ajaib, Goyi dan Pipi tiba-tiba masuk ke dunia ajaib yang penuh dengan fantasi.  Agar bisa pulang mereka harus menemukan 5 huruf.

Yuk, ajak anak belajar mengenal 5 huruf alfabet pertama sambil berpetualang bersama Goyi dan Pipi. Makin seru lagi karena buku ini dilengkapi juga pertanyaan dan aktivitas menulis.

  1. Yuk, Mengenal Angka Bersama Goyi dan Pipi

Masih bersama Goyi dan Pipi, anak-anak akan diajak mengenal angka dengan cara yang seru. Goyi dan Pipi memang dikreasikan dengan tujuan  menghibur sekaligus teman belajar anak-anak. Dua karakter imut ini muncul pertama kali tahun 2014 dalam bentuk komik strips.

Kini, karakter Goyi dan Pipi berada di bawah naungan Cubework Studios. Melalui buku-bukunya, semoga Goyi dan Pipi bisa jadi sahabat baru anak Indonesia dalam menghibur dan mengedukasi.

  1. Tentang Tubuhmu

Setelah sukses dengan Berhenti di Kamu dan Perikardia, kini Dr. Gia Pratama hadir kembali dengan karya terbarunya. Buku ini adalah buku pertama dari #serisayangidirimu yang akan menunjukkan keiistimewaan tubuh kita.

Kita diajak mengenali anatomi serta fisiologi tubuh. Dengan demikian, kita bisa memiliki kemampuan membaca, mengerti, dan menginterpretasi bahasa tubuh kita.

  1. Kisah 25 Nabi dan Rasul

Buku dengan desain cover yang unik. Buku ini akan mempermudah anak-anak untuk mengenal dan menghafalkan nama-nama Nabi. Dengan melihat simbol gambar di cover depan, anak-anak akan cepat mengingat nama nabi.

Misalnya, gambar buah berarti Nabi Adam, gambar unta berarti Nabi Shaleh, dan seterusnya. Menarik sekali bukan?

  1. Ulul Azmi: Nabi Nuh dan Perahu Penyelamat

Yuk, mengenal para Nabi Ulul Azmi! Mereka disebut Nabi Ulul Azmi karena tingkat ketabahan dan kesabarannya yang luar biasa dalam berdakwah. Kali ini, anak-anak akan diajak membaca kisah Nabi Nuh dan Perahu Penyelamat. Pasti seru sekali!

  1. Ulul Azmi: Nabi Muhammad Sang Nabi Terakhir

Tidak lengkap tentunya kalau tidak membaca kisah Nabi Muhammad Sang Nabi Terakhir. Buku ini dikemas dalam bentuk boardbook yang menarik dibaca oleh balita. Yuk, kita ajak anak-anak mengenal dan semakin mencintai Nabinya.

  1. Sali Saliha: Allah Swt. Tuhanku

Ajak anak untuk mengenal semua ciptaan-Nya, yuk! Allah menciptakan kita. Allah menciptakan ayah ibu. Ayah menciptakan semua yang ada di sekitar kita. Luar biasa sekali ya..

Buku ini ditujukan untuk pembaca anak-anak usia 3-5 tahun. Didesain dengan cover warna yang menarik perhatian. Dengan demikian anak-anak akan makin semangat membaca dan tentunya, makin mencintai Allah Sang Pencipta segalanya.

  1. The Danish Way of Parenting

Selama lebih dari 40  tahun Denmark selalu terpilih menjadi negara yang paling bahagia sedunia, menurut World Happiness Record oleh PBB. Setelah riset bertahun-tahun, ternyata jawabannya adalah karena gaya pengasuhannya.

Temukan rahasia nyata kesuksesan orang Denmark dalam membesarkan anak-anaknya dalam buku ini. Semuanya dirangkum dalam akronim PARENT yang sangat sesuai untuk diadopsi di Indonesia.

  1. Kemanusiaan Sebelum Keberagamaan

Buku menarik ini adalah kumpulan tulisan Habib Ali al-Jufri antara tahun 2012 dan 2014. Gejolak Dunia Muslim yang terjadi pada masa itu tecermin dalam topik-topik yang dibahas buku ini. Melalui tulisan-tulisannya, Habib Ali al-Jufri mencoba menggambarkan pandangan tradisi Islam dalam pengalaman pribadinya.

Tidak hanya untuk dunia Arab dan Muslim, pesan-pesannya ini juga ditujukan untuk seluruh umat beragama, bahkan seluruh umat manusia.

  1. Tuhan Ada di Hatimu

Sejatinya, menghadap ke mana pun, kita melihat kebesaran Allah yang membuat kita menyebut nama-Nya. Bukan hanya di Ka’bah, tapi juga di gubuk-gubuk orang miskin, di rumah-rumah yatim, bahkan di lembaga pemasyarakatan. Masjid bisa roboh, Ka’bah bisa sepi, tapi hati manusia yang beriman akan abadi dalam ketaatan dan kecintaan pada-Nya.

Tulisan  menarik karya Habib Husein ini mengajak kita agar tidak berhenti pada yang tampak oleh mata. Bahkan bisa membawa kita masuk dalam petualangan rohani untuk menemukan Sang Pencipta yang berdiam di dalam kita.