fbpx

Masukkan kata kunci Anda

MINDSET SELF DRIVING UNTUK GURU

MINDSET SELF DRIVING UNTUK GURU

MINDSET SELF DRIVING UNTUK GURU

Mindset seorang driver bukan hanya diterapkan dalam bisnis, seorang guru pun harus memiliki mindset driver. Hal ini diungkapkan oleh Rhenald Kasali dalam Webinar yang digelar oleh Mahir Academy bersama PGRI bertemakan Self Driving For Teachers dalam rangka merayakan Hari Pendidikan Nasional 2020, Sabtu (2/5).

Dampak pandemi corona merata di semua sektor, mau tak mau semua pihak harus bisa menyesuaikan situasi. “Semua sektor sudah merasakan dampaknya, pendidikan pun tak luput dari masalah ini. Kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta membuka mindset untuk dapat berpikir kreatif dan inovatif merupakan kemampuan kunci yang perlu dimiliki oleh para guru,” ungkap Rhenald Kasali.

Kondisi pendidikan saat ini mengharuskan seluruh kegiatan belajar mengajar bahkan ujian dan sidang skripsi dilakukan secara online. Hal ini menyebabkan beberapa kendala antara lain berkurangnya interaksi langsung antara guru dan murid, peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah yang bisa jadi juga sibuk karena sambil bekerja dari rumah serta gagap teknologi di kalangan guru yang tiba-tiba harus menggunakan teknologi digital.

“Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berbasis online, menimbulkan gagap teknologi bagi guru dan dosen. Tetapi dengan terus dipaksa akhirnya bisa dan terbiasa menggunakan teknologi dalam PJJ.” Tambah Rhenald.

Hal senada diungkap juga oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi, “Pengalaman yang kita peroleh dalam situasi pandemi ini, bahwa PJJ berbasis online masih perlu dilakukan pembenahan secara serius,” katanya.

Untuk itu, Unifah menjelaskan PGRI mengharapkan kepada pemerintah agar lebih berfokus menginvestasikan sumber daya pada sarana dan prasarana pendukung PJJ. Tujuannya supaya akses listrik dan internet bisa semakin meluas dan terjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

 

Self Driving untuk Guru yang Adaptif

Rhenald Kasali mengingatkan dalam kondisi sekarang semua butuh komitmen, konsistensi, dan kesulitan. Menurut Rhenald kesulitan itu energi. Inovasi di penjuru dunia ini muncul karena ada kesulitan. Untuk itu dia mengatakan para guru, dosen, siswa, atau orang tua jangan menyerah dengan adanya kesulitan dalam proses pelaksanaan PJJ.

“Adaptasi, ubah mindset dan lakukan inovasi” ungkap Rhenald. Ciptakan pola belajar baru memanfaatkan teknologi, yang memudahkan bagi murid menerima pelajaran. Siswa sekarang ini sudah berubah, mereka lebih partisipatif dan mampu multi tasking, mereka bisa belajar sambil mendengarkan musik di spotify.

Sesuai dengan konsep #merdekabelajar yang digaungkan oleh Kemendikbud, siswa sekarang ini aktif dan mencari sesuatu yang relevan, bermanfaat dan fun bagi mereka. Sebagai guru, adaptasi terhadap situasi ini penting agar bisa memberikan pelajaran yang mudah diterima oleh para siswa.

Rhenald Kasali menyebutkan sebagai guru, mindset #driver bisa diterapkan untuk melatih kemahiran terhadap inovasi ini, baik bagi guru dan siswa. Dalam buku SELF DRIVING ada 7 elemen yang harus dikembangkan untuk membentuk mindset ini, yaitu:

  1. Disiplin Diri
  2. Eksploratif
  3. Menjadi Pemenang (bukan pecundang)
  4. Berpikir Simpel (anti ribet)
  5. Berpikir Kritis
  6. Berpikir Kreatif
  7. Mindset yang Berkembang

Harapannya dengan mindset #driver ini bisa membangun cara baru bagi para guru untuk beradapatasi dalam perubahan ini.