fbpx

Enter your keyword

Little Women: Karya Klasik yang Sederhana Namun Realistis

Little Women: Karya Klasik yang Sederhana Namun Realistis

Little Women: Karya Klasik yang Sederhana Namun Realistis

 

Karya klasik yang tak lekang oleh waktu ini bercerita tentang kehidupan empat bersaudari, suatu masa di Concord, Massachusetts. Meg, si Cantik keibuan yang bermimpi menjadi ratu bergaun indah. Jo, si Tomboi yang sangat mencintai buku dan sastra. Beth, si Pendiam yang begitu berbakat memainkan piano. Dan Amy, Michel angelo kecil dengan sketsa-sketsa memukau di kertas gambarnya.

Hari-hari mereka sederhana, tapi dilingkupi kehangatan. Walaupun tak pernah luput dari masalah, kesedihan, ketidakpuasan, bahkan pertengkaran, mereka tak pernah berhenti saling mencintai dan teramat bersyukur memiliki satu sama lain. Sang Ibu yang selalu berada di samping mereka memberi banyak inspirasi dan semangat, sementara bocah laki-laki kaya bernama Laurie, yang ikut serta dalam setiap petualangan keempat gadis itu, membawa keceriaan tak tergantikan.

Diterbitkan pada abad ke-19, novel ini disebut sebagai karya paling realistis di antara novel-novel sejenis yang lebih menawarkan mimpi dan idealisme. Lewat Little Women, Louisa May Alcott menyuratkan kebahagiaan dalam kesederhanaan, dan menunjukkan bahwa rumah mungil pun dapat menjadi istana indah dengan kehadiran orang-orang tercinta.

“Cita-citaku berada dalam sinar mentari nun jauh di sana. Mungkin aku tak dapat mencapainya, tetapi aku bisa mendongak dan melihat keindahannya, dan berusaha mengikuti ke mana ia pergi.” – Louisa May Alcott

 

Siapa Louisa May Alcott?

Louisa May Alcott lahir di Germantown, Pennsylvania, pada 29 November 1832. Seperti tokoh Jo March di novel Little Women, Louisa berwatak tomboy sewaktu masih remaja, dan memiliki tiga saudara perempuan.

Kariernya dimulai dari menulis puisi-puisi serta cerpen-cerpen, yang kemudian dimuat di majalah-majalah ternama. Buku pertamanya, Flower Fables, diterbitkan pada 1854.

Little Women ditulis pada 1868, menjadi karya pertama di Amerika yang memotret tokoh remaja perempuan dengan sikap-sikap realistis, alih-alih tokoh sempurna di kebanyakan ?ksi anak-anak.

Louisa telah menerbitkan lebih dari tiga puluh buku dan kumpulan cerita. Dia meninggal pada 6 Maret 1888 dan dimakamkan di Sleepy Hollow Cemetery di Concord.