fbpx

Enter your keyword

Dari Stephen Hawking hingga Elon Musk: Rekomendasi Buku-Buku Memoar

Dari Stephen Hawking hingga Elon Musk: Rekomendasi Buku-Buku Memoar

Dari Stephen Hawking hingga Elon Musk: Rekomendasi Buku-Buku Memoar

Apa itu memoar?

Memoar adalah kenang-kenangan sejarah atau catatan peristiwa masa lampau menyerupai autobiografi yang ditulis dengan menekankan pendapat, kesan, dan tanggapan pencerita atas peristiwa yang dialami dan tentang tokoh yang berhubungan dengannya. Memoar bisa juga dianggap catatan atau rekaman tentang pengalaman hidup seseorang.

Pengalaman hidup siapa yang bisa dibukukan dalam bentuk memoar? Pastinya seseorang yang memiliki pengalaman hidup yang menginspirasi banyak orang. Contohnya adalah tokoh-tokoh besar yang semasa hidupnya telah memberikan banyak sumbangsih pada kemajuan peradaban umat manusia. Siapa saja mereka? Dari sekian banyak tokoh-tokoh berpengaruh, empat nama ini pasti tidak asing didengar. Yaitu, Stephen Hawking, Steve Jobs, Tony Fernandes, dan Elon Musk.

 

  1. Stephen Hawking dalam buku Stephen Hawking: A Mind Without Limits

Hawking mulai memusatkan perhatiannya pada lubang hitam setelah meneliti tentang singularitas Big Bang bersama Roger Penrose. Bersama para ahli fisika lainnya, dia membuktikan serangkaian teorema tentang vacuum cleaner kosmik ini. Yang paling mencengangkan adalah penemuan bahwa, tidak peduli seperti apa penampakan bintang yang menyusut hingga membentuk lubang hitam, wujud akhir lubang hitam pada intinya memiliki dua ciri-ciri—massanya dan kecepatan rotasinya. Lubang hitam ternyata sangat sederhana. Sebagaimana pandangan Chandrasekhar, yang meraih Penghargaan Nobel di bidang Fisika pada 1983: “Lubang hitam adalah objek makroskopik paling sempurna di Alam Semesta: satu-satunya elemen pembangunnya adalah konsep kita mengenai ruang dan waktu.”

Kiprah Hawking selanjutnya, yang juga tersohor, berlandaskan pada pemikiran tentang Big Bang yang telah diliriknya bersama Penrose. Fakta bahwa teori Einstein terpatahkan pada singularitas tidak berarti asal mula Alam Semesta akan selamanya menjadi misteri. Ini hanya berarti dibutuhkan sesuatu yang lebih baik daripada teori Einstein untuk menembus masa silam. Itulah yang secara luas diyakini sebagai teori kuantum, teori tentang atom-atom dan pembangunnya yang bisa menjelaskan mengapa tanah yang kita injak padat dan Matahari bersinar, dan yang telah memberi kita laser, komputer, dan reaktor nuklir. Masalahnya, tidak ada yang mengetahui cara untuk menyelaraskan teori kuantum dengan teori Einstein: bahkan, menyatukan keduanya hingga kini masih menjadi masalah terbesar di dunia fisika.

Hawking berniat untuk mengurai singularitas dalam Big Bang dan pusat lubang hitam, menggunakan teori kuantum untuk menyingkap tirai tebal yang ditutup oleh singularitas yang menghalangi pandangan kita. Namun, masalah ini ternyata sulit dipecahkan. Maka, Hawking memutuskan untuk mencobanya dengan masalah yang lebih sederhana.

 

  1. Steve Jobs dalam buku Small Fry

Kita mungkin sering membaca dan mendengar nama Steve Jobs, tapi tak ada yang lebih akurat menggambarkan sosok Steve Jobs selain yang ditulis Lisa Brennan-Jobs di dalam memoar terbarunya, Small Fry. Tujuh tahun setelah Steve Jobs tiada akibat kanker pankreas, Lisa Brennan-Jobs menghimpun keberanian untuk berbagi kisah hidupnya yang kontroversial lewat Small Fry.

Small Fry mengisahkan perjalanan Lisa dari kecil hingga dewasa. Lewat buku Small Fry, pembaca diajak untuk menyelami perjalanan hidup Lisa yang sempat tak diakui oleh Steve Jobs sebagai putrid kandungnya. Bahkan, Steve Jobs sempat mengatakan kepada majalah Time bahwa 28% populasi pria di Amerika Serikat bisa saja ayah kandung Lisa.

Meski mengisahkan sosok Steve Jobs, salah satu sosok paling relovusioner dan terkenal di di dunia, tapi Lisa meyakini bahwa kisah yang dialaminya bersama Steve Jobs merupakan kisah yang universal. Kisah tentang ayah dan anak gadisnya. Hubungan antara Steve Jobs dan Lisa begitu rumit. Terkadang Steve Jobs kejam, tak peduli, sinis dan menyebalkan. Namun, dalam beberapa kesempatan, Steve Jobs mampu menunjukkan sisi kebapakannya, sisi yang selalu dirindukan Lisa.

 

  1. Tony Fernandes dalam buku Flying High

Tony Fernandes, pendiri dan CEO Group salah satu maskapai terbaik di dunia, dikenal sebagai sosok yang berani mengambil sikap dan apa adanya. Ditulis dalam kurun waktu 3 tahun, buku ini mengisahkan transformasi Tony dari seorang akuntan sederhana menjadi salah satu miliarder yang diperhitungkan di Asia dan dunia saat ini.

Bagi Tony, AirAsia adalah dongeng, tak selalu menyenangkan dan punya masa gelap. Di tangannya, Tony berhasil menyulap AirAsia dari perusahaan yang semula hendak tamat—dililit banyak utang, defisit hampir 1 juta USD per bulan, punya sedikit rute, dan tak jelas masa depannya—menjadi sebuah industri besar di Asia.

Inilah kisah 16 tahun perjuangan Tony melawan orang-orang yang meremehkannya hingga berhasil mewujudkan mimpinya. Dan akhirnya, pesan Tony kepada semua pemimpi di dunia sederhana saja: “Beranilah bermimpi karena sebagian impian bisa menjadi kenyataan.”

 

  1. Elon Musk dalam buku Elon Musk : Pria Di Balik Paypal, Tesla, Spacex dan Masa Depan

Pada saat banyak perusahaan Amerika lebih tertarik mengejar keuntungan bisnisnya dengan cara yang mudah, daripada harus mengambil risiko besar dengan mengusahakan sebuah teknologi radikal, Musk berdiri dengan tegap dan menjadi satu-satunya pebisnis yang mengambil alih-bahkan merevolusi-tiga bidang industri sekaligus: teknologi, transportasi, dan ruang angkasa. PayPal, Zip2, Tesla Inc., SpaceX, dan SolarCity adalah perusahaan yang berhasil dia rintis dari nol.

Selanjutnya, Musk berambisi untuk mengirimkan koloni manusia pertama untuk menghuni Mars pada 2025. Ini bukan ide gila, Musk akan benar-benar merencanakan dan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mewujudkan semua impiannya menjadinyata.

 

Itu tadi empat buku memoar dari tokoh-tokoh inspiratif dunia. Buku-buku tersebut bisa kamu dapatkan hari ini dengan diskon 20% untuk pembelian di mizanstore, loh. Semoga semakin banyak tokoh-tokoh inspiratif yang membawa kemajuan dunia.