Masukkan kata kunci Anda

PENGUMUMAN PENERIMA BEASISWA MIZAN 2017

PENGUMUMAN PENERIMA BEASISWA MIZAN 2017

Setelah melalui tahap seleksi oleh Ketua Program Beasiswa Mizan dan Tim, dari ratusan proposal yang masuk, terpilih nominasi masing-masing 20 proposal dari setiap strata (S1, S2, dan S3). Dari total 60 nominasi proposal tersebut,  para dewan juri ahli yang terdiri dari Prof. Azyumardi Azra, Prof. Komaruddin Hidayat, Zainal Abidin Bagir, PhD, Yudi Latif, PhD, dan Putut Widjanarko, PhD memutuskan masing-masing 1 (satu) Proposal terbaik dari setiap strata (skripsi, Tesis MA, dan Disertasi Doktor).

Berikut daftar nama Penerima Beasiswa Mizan 2017:

Pemenang Pertama:

  1. Program S1 (Skripsi) adalah Farah Ghassani dari UIN Syarif Hidayatullah.

Judul Skripsi: Pendayagunaan Islamic Fashion Sebagai   Instrumen Diplomasi Indonesia di Kancah Internasional Periode 2013-2016

Memperoleh uang sebesar Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dan paket buku terbitan Mizan Group selama 1 (satu) tahun

2. Program S2 (Master) adalah Fransisca Ria Susanti  dari Universitas Indonesia.

Judul Tesis: Global-Lokal: Kontestasi Diskursus Islam  dalam Masyarakat Jaringan (Studi Kasus Gerakan Islam di Purwakarta)

Memperoleh uang sebesar Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dan paket buku terbitan Mizan Group selama 1 (satu) tahun

3. Program S3 (Doktor) adalah Ulya Fikriyati dari UIN Sunan Ampel Surabaya.

Judul Disertasi: Tafsir Ayat-ayat Pseudo-violence dalam Surat At-Taubah

Memperoleh uang sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) dan paket buku terbitan Mizan Group selama 1 (satu) tahun

  • Honorable Mention:

Adalah sebuah penghargaan kepada 3 (tiga) Proposal yang masuk nominasi dari masing-masing strata (S1, S2 dan S3). Mereka yang meraih honorable mention ini akan memperoleh kiriman  Paket Buku terbitan Mizan Group selama 1 (satu) tahun.

Dewan Juri Ahli telah memutuskan bahwa yang memperoleh honorable mention adalah sebagai berikut:

 

Honorable Mention:

Strata 1 (Skripsi)

1. Nesa Wilda Musfia : Universitas Diponegoro Semarang. Peran Perempuan dalam Perekrutan         Anggota Jaringan Terorisme ISIS di Indonesia.

2. Nafisatul Mu’awwanah: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tafsir Kontekstual QS. Al-Maidah: 44-47 dan Relevansinya Terhadap Sistem Politik dan Ketatanegaraan.

3. Abdurrahman Afa haridhi : Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pengaruh Paparan Murattal al-Quran terhadap Memori Spasial Tikus (Rattus Novergicus).

Strata 2 (Master)

1.   Mardian Sulistyati: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ekofeminisme Pesantren (Studi Terhadap Pesantren Ath-Thaariq Garut).

2. Badrus Shaleh: Universitas Gadjah Mada. Tradisi Sastra Santri: Etnografi Santri Sastrawan di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura.

3. Wildani Hefni, SHI: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Genealogi Hukum Islam Indonesia: Perdebatan Kajian Hukum Islam di Perguruan Tinggi

Strata 3 (Disertasi)

1.   Mochamad Irfan Hidayatullah: Universitas Indonesia. Pos-Islamisme dalam Sastra Populer Indonesia Pascareformasi: Studi Kasus Novel Ayat-Ayat Cinta Habiburrahman el Shirazy, Love Spark in Korea karya Asma Nadia, dan 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais- Rangga Almahendra.

2. Wildan S.S, M.A: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penyampaian Pesan Keagamaan Di Era Digital studi masyarakat tutur dalam Facebook.

3. Munawir Haris: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Etika Religius Islam-Kristen Serta Implikasinya dalam Konteks Keindonesiaan (Studi Komparatif Pemikiran Nurcholish Madjid dan Franz Magnis-Suseno).

Beasiswa Mizan merupakan program CSR tahunan Mizan yang dilatarbelakangi sebagai bentuk kepedulian Mizan untuk terus menjaga, merawat dan menumbuhkan tradisi intelektul Islam di kalangan anak-anak muda yang berbakat, berbasis ilmu dan komitmen terhadap perubahan sosial.

Program ini khusus diberikan kepada mahasiswa berupa bantuan dana untuk melakukan tugas akhir (skripsi, thesis, dan disertasi). Untuk saat ini beasiswa siswa Mizan lebih fokus pada tema pemikiran Islam ditinjau dari pelbagai aspeknya (ajaran, filsafat, sosial, politik, ekonomi, budaya, sejarah, teknologi, sains, dan lain-lain). Karena, bagaimana pun, sejarah Mizan tidak bisa dipisahkan dari wacana pemikiran Islam dan keterlibatan kaum intelektual Muslim di dalamnya.

 

Selamat kepada para pemenang. Tunggu kembali program Beasiswa Mizan 2018!