Selasa, 17 Juli 2012, anak muda Indonesia kedatangan tamu besar. Ia adalah Steve Wozniak. Namanya dikenal dan populer karena posisinya sebagai pendiri Apple. Di Indonesia, di tengah anak-anak muda yang hadir dalam seminarnya yang bertajuk Innovation & Creativity di Nusa Indah Theater, Balai Kartini, ia menyampaikan kisah, pengalaman dan pesan tentang pentingnya mengasah kreativitas anak muda agar bisa bersaing dan sukses menjadi pemenang dalam berbagai bidang, khususnya bisnis di bidang teknologi digital yang selama ini memang menjadi medan bagi anak-anak muda kreatif. "Jika kita lihat perusahaan maju saat ini, seperti Google, Apple atau Facebook, semuanya merupakan perusahaan yang dibentuk oleh anak muda, anak kuliahan," paparnya dalam jumpa pers yang digelar di JW Marriot, Senin 16 Juli 2012.
Menurut Wozniak, zaman saat ini yang benar-benar baru, yakni zaman digital, tak lagi menempatkan modal sebagai segalanya dalam menentukan kesuksesan seseorang atau sebuah perusahaan. Namun, yang terpenting adalah inovasi dan kreativitas yang tiada tara. Dengan itulah, seseorang atau perusahaan akan menjadi pemenang dalam persaingan bisnis zaman ini. Dan, potensi itu ada pada anak muda. Sebab, yang muda masih kental akan kesegaran dalam berinovasi dan berkreasi. Karenanya, ia menegaskan kepada anak muda agar jangan sampai ragu –apalagi takut- berinovasi hanya karena banyak perusahaan raksasa memegang hak paten sekaligus memiliki modal besar.
Selain itu, menurut Wozniak, yang harus dimiliki oleh anak muda sebagai penentu kesuksesan mereka adalah semangat. Semangat itulah yang akan menyuntikkan tenaga untuk terus bekerja keras, tak kenal lelah dan tak ada putus asa. Sehingga, mimpi dan kreativitasnya terwujud menjadi kenyataan berupa kesuksesan dalam bisnis. "Anda harus bekerja sekeras mungkin dalam setiap detail kecil, untuk melihat apakah langkah tersebut bisa berhasil," katanya.
Di Indonesia, anak muda juga mulai memegang peranan penting dan menjadi pribadi yang sukses dalam bisnis teknologi digital. Ada banyak nama dari mereka. Salah satu, misalnya, Andrew Darwis (32 tahun) yang sukses mendirikan "Kaskus". Dengan modal awal hanya Rp 30.000 untuk membeli server, kini Kaskus telah menjadi komunitas online terbesar di Indonesia dengan member lebih dari memiliki 4.543.884 member. [Husein/Mizan.com/Dari berbagai sumber]