fbpx

Masukkan kata kunci Anda

Kilas Balik Indonesia dalam Pameran Buku Internasional di Kuartal Kedua 2018

Kilas Balik Indonesia dalam Pameran Buku Internasional di Kuartal Kedua 2018

Industri literatur Indonesia saat ini tengah mengalami kebangkitan sejak menjadi Guest of Honor di Frankfurt Book Fair (pameran buku terbesar di dunia) tahun 2015 lalu. Mulai dari titik tersebut, Indonesia semakin berperan aktif melibatkan diri dalam menorehkan sejarah perbukuan secara mendunia.

Saat ini kita sudah memasuki kuartal ketiga tahun 2018. Selama 6 bulan terakhir, Indonesia sudah dengan mapan mengikuti berbagai pameran buku yang diadakan secara Internasional. Genre buku yang ditawarkan pun beragam.

Berikut kilas balik kontribusi Indonesia dalam berbagai Book Fair Internasional selama dua kuartal terakhir:

  1. Bologna Children’s Book Fair

Komite Buku Nasional (KBN) menjadi salah satu partisipan yang mewakili Indonesia mengisi stan pameran buku anak terbesar di dunia, Bologna Children’s Book Fair 2018 yang digelar pada 26-28 Maret 2018 lalu.

Dilansir dari Liputan6.com, stan yang berbentuk panjang melengkung dengan gradasi warna biru ini terinspirasi dari garis pantai Indonesia yang terpanjang nomor 4 di dunia. Tak hanya stan, tema yang dibawa yaitu “17.000 Islands of Imagination” pun menggambarkan rupa keberagaman Indonesia. Hal ini ditampilkan dengan beragam buku anak-anak dengan banyak kategori, mulai dari dongeng, cerita rakyat, seni tradisi, buku-buku fantasi, hingga buku religi dan pengembangan karakter

  1. London Book Fair

Dengan memboyong sebanyak 300 judul buku, Indonesia tampil dalam pameran buku terbesar yang melibatkan sekitar 60 negara di dunia, yaitu London Book Fair (LBF) 2018. LBF yang ke-47 ini digelar pada tanggal 10-12 April di Olympia, London, dengan mengusung tema “Taking Words Further Content Across Media”.

Berlokasi di booth 5 D169 dengan luas 150 meter persegi, Indonesia menampilkan berbagai jenis buku berkualitas dari genre yang berbeda-beda. Tak hanya buku, para pengunjung juga disuguhi trailer film Indonesia yang telah diberi subtitle bahasa Inggris. Kelima film tersebut merupakan adaptasi dari buku yaitu Dilan, Laskar Pelangi, Sang Penari, Filosofi Kopi, dan Laut Bercerita. Selain membaca dan melakukan business matching para pengunjung juga bisa menikmati penganan khas Nusantara seperti putu ayu, risoles, lapis legit hingga kopi.

  1. Kuala Lumpur International Book Fair

Kuala Lumpur International Book Fair (KLIBF) 2018 merupakan sebuah pameran buku terbesar di Asia Tenggara. Bertempat di Putra World Trade Centre (PWTC), KLIBF yang ke-37 ini dilaksanakan pada tanggal 27 April hingga tanggal 6 Mei 2018.

Indonesia melalui Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) tahun ini berkesempatan menjadi Tamu Negara dalam pameran buku terbesar negeri jiran itu. Sebagai salah satu dari 45 penerbit Indonesia, Mizan turut hadir dalam pesta buku antar bangsa ini dengan membawa buku-buku terbaik dan berkualitas.

Selain itu, KLIBF juga menggelar berbagai acara menarik dengan mengundang beberapa penulis Indonesia seperti, Fayanna Ailisha Davianny penulis Kecil-Kecil Punya Karya, Tasaro G.K. penulis Novel Biografi Muhammad, serta Andrea Hirata penulis tetralogi Laskar Pelangi.