|
Perempuan di Antara Dua Dunia
Perempuan di Antara Dua Dunia:
Acara Peluncuran Buku Karya Camilla Gibb
Bekerja sama dengan Kedutaan Besar
Kanada, Penerbit Mizan mengundang Anda dalam rangkaian tur sastrawan asal Kanada,
Camilla Gibb. Kehadiran Anda kami nantikan di:
Ubud-Bali
Kamis 16 Oktober 2008,
pukul
17.00
“An Evening with Camilla Gibb”
Book Launch of Lilly
Dihadiri Dutabesar Kanada H.E. John
T. Holmes
COMO SHAMBHALA RETREAT, UMA UBUD
Jalan Raya Sanggingan
Banjar Lungsiakan, Kedewatan
Ubud, Gianyar 80571
Bali, Indonesia
Yogyakarta
Senin 20 Oktober 2008,
pukul
09.30
“Lilly: Perempuan di Antara Dua Dunia”
Diskusi Buku dan Proses Kreatif
Camilla Gibb
Pembicara:
Camilla Gibb (Penulis, sastrawan
Kanada)
Afifah Afra (Penulis Forum Lingkar
Pena)
Ruang Teatrikal Perpustakaan UIN
Sunan Kalijaga
Jl. Marsda Adi Sucipto,
Yogyakarta
Jakarta
Rabu 22 Oktober
2008, pukul
09.30
“Lilly: Perempuan di Antara Dua Dunia”
Diskusi Buku dan Proses Kreatif
Camilla Gibb
Pembicara:
Bersama Camilla Gibb (Penulis,
sastrawan Kanada)
Asma Nadia (Penulis buku-buku
bestseller)
Femmy Syahrani (Penulis dan
Penerjemah Lilly)
Auditorium Student Center UIN Syarif
Hidayatullah
Jl. Ir. H. Juanda
,
Ciputat,
Jakarta
Bandung
Jumat 24 Oktober 2008,
pukul
15.00
“Lilly:
Perempuan di Antara Dua Dunia”
Diskusi Buku dan Proses Kreatif
Camilla Gibb
Pembicara:
Camilla Gibb (Penulis, sastrawan
Kanada)
Irfan Hidayatullah (Penulis, Ketua
Umum Forum Lingkar Pena)
Femmy Syahrani (Penulis, Penerjemah
Lilly)
Gedung Serba Guna Masjid Salman ITB
Jl. Ganesha 7 Bandung
Perempuan di Antara
Dua Dunia.
Julukan itu barangkali sesuai diberikan baik kepada Camilla Gibb maupun tokoh
rekaannya dalam novel, Lilly. Lahir di London namun kemudian pindah untuk
tinggal di Toronto, Kanada, Camilla Gibb secara tradisi lahir dalam keluarga
Kristen, dan dibesarkan oleh seorang single mother yang pekerja keras. Pada saat
kuliah-- Gibb adalah satu-satunya yang mengenyam bangku universitas dalam
keluarganya--ia tertarik antropologi dan mengantungi gelar BA di bidang
antropologi dan studi Timur Tengah dari University of Toronto, dan Phd dari
Oxford University Inggris (1997).
Ketika merampungkan
S1-nya pada 1989, Gibb sempat kuliah selama satu tahun di American University of
Cairo, Mesir. Ia secara terus terang mengatakan amat tertarik pada Islam.
Ketertarikan yang katanya “...bermula karena Alquran.''
Kebetulan Camilla
belajar bahasa Arab sebelum terbang ke Kairo. Dan ia pun membaca Alquran. ''Saya
menemukan Alquran adalah buku yang luar biasa indah. Juga luar biasa murni.
Keindahan bahasa Alquran tidak pernah saya temukan di buku mana pun. Indah dan
murni,'' tuturnya. Di Timur Tengah Gibb berdialog tentang Islam secara langsung
dengan para Muslim. Ia menangkap bahwa Islam adalah sebuah tradisi dan agama
yang kuat, kaya, dan komplet.
Interaksi Camilla Gibb dengan
masyarakat Muslim inilah yang rupanya melatarbelakangi gagasannya dalam menulis
novel Lilly: Pencarian Cinta Seorang Gadis Eropa di Etiopia,yang
diterjemahkan Qanita dari karya yang berjudul Sweetness in the Belly.
Lilly,
gadis rekaan Camilla dalam novel itu, menjadi yatim piatu saat kedua orangtuanya
tewas secara misterius. Dia pun diangkat anak oleh seorang sufi Maroko, Abdal
Akbar. Dua budaya yang amat berbeda membuat Lilly harus berjuang mengenal hidup.
Cukup lama Lilly merasa hampa dan
terhantui kematian orangtuanya, sampai dia menemukan sosok kakak dalam diri
Hussein. Hussein-lah yang menemaninya hijrah ke Harar, Etiopia, sebuah kota suci
bertembok tempat bermukim para wali. Di sanalah Lilly belajar Islam dan menjadi
guru mengaji Al Quran.
Namun, tibalah tahun 1984, ketika
setengah juta orang mati kelaparan dan setengah juta lagi meninggalkan Etiopia.
Lilly terpaksa harus mengungsi ke London. Berpisah dengan Hussein dan anak-anak
didiknya adalah hal tersulit bagi Lilly karena dia juga harus berpisah dari Dr.
Aziz Abdulnasser, dokter idealis yang mulai mengisi hatinya.
Novel Camilla Gibb ini
meraih dua penghargaan sekaligus pada 2005 yaitu Trillium Book Award 2005 dan
Giller Prize 2005. Camilla Gibb sendiri adalah penerima City of Toronto Book
Award 2000 dan CBC Canadian Literary Award Short Fiction 2001.[]
|