Hubungi Kami
Phone: (62-21) 75910212
Fax: (62-21) 75915759
Email: info@mizan.com

 

  Home About Us Ekuator E-Magazine Buku Laris Buku Baru Contact us
Cari:     pada     
 
bag_atas.html
       >>  Katalog
       >>  Newsletter
       >>  Audio Files
       >>  Video Files
       >>  E-books
       >>  Nukilan
 
Mizan Golden Globe Awards
  Edisi 15 Oktober 2008
 Pemred: Hernowo
 >>  Artikel Lainnya
 >>  Newsletter
Masukkan email Anda guna mendapatkan berita terbaru Ekuator e-Magazine untuk setiap edisi terbarunya.

 
 >>  Arsip tahun 2010
Pilih Edisi:
 
 >>  Arsip per tahun:
2007 | 2008 | 2009 | 2010
Perempuan di Antara Dua Dunia

Perempuan di Antara Dua Dunia: Acara Peluncuran Buku Karya Camilla Gibb

Bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kanada, Penerbit Mizan mengundang Anda dalam rangkaian tur sastrawan asal Kanada, Camilla Gibb. Kehadiran Anda kami nantikan di:

Ubud-Bali
Kamis 16 Oktober 2008
, pukul 17.00

“An Evening with Camilla Gibb”

Book Launch of Lilly

Dihadiri Dutabesar Kanada H.E. John T. Holmes

COMO SHAMBHALA RETREAT, UMA UBUD
Jalan Raya Sanggingan
Banjar Lungsiakan, Kedewatan
Ubud, Gianyar 80571
Bali, Indonesia

Yogyakarta
Senin 20 Oktober 2008
, pukul 09.30

“Lilly: Perempuan di Antara Dua Dunia”

Diskusi Buku dan Proses Kreatif Camilla Gibb

Pembicara:

Camilla Gibb (Penulis, sastrawan Kanada)

Afifah Afra (Penulis Forum Lingkar Pena)

Ruang Teatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga

Jl. Marsda Adi Sucipto, Yogyakarta


Jakarta
Rabu 22 Oktober
2008, pukul 09.30

“Lilly: Perempuan di Antara Dua Dunia”

Diskusi Buku dan Proses Kreatif Camilla Gibb

Pembicara:

Bersama Camilla Gibb (Penulis, sastrawan Kanada)

Asma Nadia (Penulis buku-buku bestseller)

Femmy Syahrani (Penulis dan Penerjemah Lilly)

Auditorium Student Center UIN Syarif Hidayatullah

Jl. Ir. H. Juanda , Ciputat, Jakarta


Bandung

Jumat 24 Oktober 2008
, pukul 15.00

Lilly: Perempuan di Antara Dua Dunia”

Diskusi Buku dan Proses Kreatif Camilla Gibb

Pembicara:

Camilla Gibb (Penulis, sastrawan Kanada)

Irfan Hidayatullah (Penulis, Ketua Umum Forum Lingkar Pena)

Femmy Syahrani (Penulis, Penerjemah Lilly)

Gedung Serba Guna Masjid Salman ITB

Jl. Ganesha 7 Bandung

Perempuan di Antara Dua Dunia. Julukan itu barangkali sesuai diberikan baik kepada  Camilla Gibb maupun tokoh rekaannya dalam novel, Lilly. Lahir di London namun kemudian pindah untuk tinggal di Toronto, Kanada, Camilla Gibb secara tradisi lahir dalam keluarga Kristen, dan dibesarkan oleh seorang single mother yang pekerja keras. Pada saat kuliah-- Gibb adalah satu-satunya yang mengenyam bangku universitas dalam keluarganya--ia tertarik antropologi dan mengantungi gelar BA di bidang antropologi dan studi Timur Tengah dari University of Toronto, dan Phd dari Oxford University Inggris (1997).

Ketika merampungkan S1-nya pada 1989, Gibb sempat kuliah selama satu tahun di American University of Cairo, Mesir. Ia secara terus terang mengatakan amat tertarik pada Islam. Ketertarikan yang katanya “...bermula karena Alquran.''

Kebetulan Camilla belajar bahasa Arab sebelum terbang ke Kairo. Dan ia pun membaca Alquran. ''Saya menemukan Alquran adalah buku yang luar biasa indah. Juga luar biasa murni. Keindahan bahasa Alquran tidak pernah saya temukan di buku mana pun. Indah dan murni,'' tuturnya.  Di Timur Tengah Gibb berdialog tentang Islam secara langsung dengan para Muslim. Ia menangkap bahwa Islam adalah sebuah tradisi dan agama yang kuat, kaya, dan komplet.

Interaksi Camilla Gibb dengan masyarakat Muslim inilah yang rupanya melatarbelakangi gagasannya dalam menulis novel Lilly: Pencarian Cinta Seorang Gadis Eropa di Etiopia,yang diterjemahkan Qanita dari karya yang berjudul Sweetness in the Belly.

Lilly, gadis rekaan Camilla dalam novel itu, menjadi yatim piatu saat kedua orangtuanya tewas secara misterius. Dia pun diangkat anak oleh seorang sufi Maroko, Abdal Akbar. Dua budaya yang amat berbeda membuat Lilly harus berjuang mengenal hidup.

Cukup lama Lilly merasa hampa dan terhantui kematian orangtuanya, sampai dia menemukan sosok kakak dalam diri Hussein. Hussein-lah yang menemaninya hijrah ke Harar, Etiopia, sebuah kota suci bertembok tempat bermukim para wali. Di sanalah Lilly belajar Islam dan menjadi guru mengaji Al Quran.

Namun, tibalah tahun 1984, ketika setengah juta orang mati kelaparan dan setengah juta lagi meninggalkan Etiopia. Lilly terpaksa harus mengungsi ke London. Berpisah dengan Hussein dan anak-anak didiknya adalah hal tersulit bagi Lilly karena dia juga harus berpisah dari Dr. Aziz Abdulnasser, dokter idealis yang mulai mengisi hatinya.

Novel Camilla Gibb ini meraih dua penghargaan sekaligus pada 2005 yaitu Trillium Book Award 2005 dan Giller Prize 2005. Camilla Gibb sendiri adalah penerima City of Toronto Book Award 2000 dan CBC Canadian Literary Award Short Fiction 2001.[]

Copyright © 2007 Mizan Publishing House -- Designed  and developed by  PT.Global e-Solusi  
4269294 pengunjung hingga saat ini