Hubungi Kami
Phone: (62-21) 75910212
Fax: (62-21) 75915759
Email: info@mizan.com

 

  Home About Us Ekuator E-Magazine Buku Laris Buku Baru Contact us
Cari:     pada     
 
bag_atas.html
       >>  Katalog
       >>  Newsletter
       >>  Audio Files
       >>  Video Files
       >>  E-books
       >>  Nukilan
 
Mizan Golden Globe Awards
  Edisi 15 September 2008
 Pemred: Hernowo
 >>  Artikel Lainnya
 >>  Newsletter
Masukkan email Anda guna mendapatkan berita terbaru Ekuator e-Magazine untuk setiap edisi terbarunya.

 
 >>  Arsip tahun 2010
Pilih Edisi:
 
 >>  Arsip per tahun:
2007 | 2008 | 2009 | 2010
Meneruskan Perjalanan Menjelajah

Meneruskan Perjalanan Menjelajah Semesta Hikmah

“Demi waktu.

Manusia sungguh merugi

Yang tenteram-percaya

(kepada Tuhan) terkecuali.

Juga yang beramal baik

dan yang mengajak kepada kebenaran.

Dan yang mengajak kepada kesabaran.

(Al-Quran, Surah Al-'Ashr)

“Seperempat abad adalah waktu yang panjang, jika dibayangkan bahwa hampir-hampir sepanjang itulah satu generasi produktif berkarya. Seperempat abad adalah waktu yang pendek, jika dibandingkan dengan makin tumpuk-bertumpuknya persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa ini, hingga hampir-hampir tak tampak cahaya di ujung terowongan. Maka benarlah firman Yang Maha Bijaksana bahwa ambiguitas durasi waktu hanya bisa diatasi dengan mengukurnya terhadap kebenaran, dan terhadap kesabaran.

”Kebenaran adalah sesuatu yang mutlak. Menegakkan kebenaran tak mempan waktu. Seberapa kecil pun, seberapa lama pun, tak ada waktu yang hilang. Sementara, kesabaran menjulang mengatasi keterbatasan durasi hidup manusia. Tak ada waktu yang terlalu panjang di hadapan kesabaran. Kebenaran dan kesabaran, di hadapan durasi waktu, adalah dua sisi dari satu koin yang sama.”


Itulah kata-kata pembuka Haidar Bagir ketika mengantarkan perjalanan 25 tahun Mizan yang acara puncaknya akan diadakan pada Sabtu, 20 September 2008, di Jakarta. Mizan saat ini tentu berbeda dengan Mizan ketika didirikan pertama kali oleh anak-anak muda yang belum menuntaskan kuliahnya. Mizan awal, yang didirikan pada 7 Maret 1983, adalah sebuah penerbit buku Islam. Dalam sepuluh tahun perjalanannya (1983-1993), Mizan berhasil “mengukuhkan matra-baru pemikiran Islam di Indonesia”.

Kini, 25 tahun sudah Mizan menancapkan eksistensinya di bumi Indonesia. Mizan tidak lagi hanya menerbitkan buku-buku Islam. Meskipun buku-buku yang menjadi ciri-khas Mizan tetap dipertahankan, Mizan masa kini telah meluas dan melebar serta berhasil menerbitkan buku-buku yang dapat dikonsumsi oleh banyak sekali kelompok masyarakat. Di bawah payung Mizan Publika, yang didirikan pada 1999, kini ada sembilan perusahaan yang disebut sebagai unit usaha Kelompok Mizan. Kesembilan perusahaan tersebut terdiri atas lima perusahaan penerbitan buku dan empat perusahaan jasa untuk melayani penerbitan buku.

Kelima perusahaan penerbitan buku itu adalah, pertama, Mizan Pustaka yang merupakan cikal-bakal penerbitan Kelompok Mizan. Di bawah pengelolaan Mizan Pustaka ada imprint yang terdiri atas DAR! Mizan (menerbitkan buku anak dan remaja), Qanita (sastra, memoar, dan hobi), Kaifa (bisnis, learning, dan self-help), Mizania (panduan Islam praktis), Mizan lini Kronik (umum) dan Khazanah (wacana Islam), serta divisi penerbitan Al-Quran. Kedua, Pelangi Mizan yang menerbitkan buku-buku luks dan distribusikan dalam bentuk direct selling. Ketiga, Hikmah yang buku-bukunya berkarakter ilmiah-populer dan praktis. Hikmah memfokuskan pada buku-buku bernuansa kearifan universal, kesalehan, pengembangan diri, dan panduan penuh inspiratif dengan kemasan visioner.

Keempat, Lingkar Pena Publishing House yang fokus pada buku-buku fiksi dan nonfiksi Islami yang ringan dan mencerahkan. Kelima, Bentang yang memiliki slogan “sebenar-benarnya sastra”. Sebagai unit bisnis yang berangkat dari dan berjuang dengan penerbitan karya-karya sastra, Bentang menjadi salah satu parameter penting untuk mengukur gairah pembaca karya-karya sastra. Salah satu prestasi yang hingga kini masih terus berkibar adalah keberhasilan menerbitkan buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.

Keempat perusahaan nonpenerbitan yang berada di bawah payung Mizan Publika adalah Mizan Media Utama (MMU) yang bergerak di bidang pendistribusian buku, Mizan Grafika Sarana (MGS) yang bergerak di bidang percetakan, Mizan Dian Semesta (MDS) yang bergerak di bidang pendistribusian buku khusus buku-buku direct selling, dan MP Book Point yang bergerak di bidang toko buku. Memiliki slogan “where books are your good friend...”, MP Book Point merupakan toko buku berbasis komunitas.
 

Copyright © 2007 Mizan Publishing House -- Designed  and developed by  PT.Global e-Solusi  
4054382 pengunjung hingga saat ini