Experiencing New Mizan: Majalah-Elektronik "Ekuator" Edisi 15 Juli 2010
"Mizan Digital Publishing": Experiencing New Mizan!
"Dunia sudah berubah menjadi digital. Pola konsumsi media telah berubah karena lebih dari 50 persen orang dewasa online Internet setiap hari; 90 juta orang membaca berita di Internet setiap minggu; 79 persen mencari produk di Internet; 75 persen membeli secara online; dan 92 persen memeriksa e-mail," kata Al DiGuido, CEO Zeta Interactive—sebuah perusahaan konsultan dan pemasaran-digital di New York City. Selengkapnya |
 |
"Mizan Digital Publishing" di Pesta Buku Jakarta 2010
Pesta Buku Jakarta 2010 sudah ramai dibicarakan sejak beberapa bulan sebelumnya. Event ini dinanti para penggila buku karena berbagai alasan, di antaranya, karena di ajang seperti itu biasanya para penerbit memberikan diskon besar-besaran, bahkan untuk buku-buku bagus dan, kadang, yang terbaru. Nyatanya demikian. Ketika pesta dimulai, Jumat, 2 juli 2010, pengunjung mulai memadati Istora Senayan dan memburu stand-stand penerbit sesuai keinginan. Selengkapnya |
 |
|
Laris Karena "Gue Banget": Kebangkitan Penulis Cilik di Indonesia?
"Sejak 2008, penulis cilik menggeser pasar penulis dewasa untuk buku anak-anak. Tirasnya bisa 10 ribu buku per judul," demikian kesimpulan-penting Koran Tempo, edisi Minggu 27 Juni 2010, ketika membuat laporan menarik tentang buku-buku yang ditulis oleh para penulis cilik. Ada dua laporan yang tersaji dalam edisi Koran Tempo tersebut: Pertama, dengan judul berita "Yang Belia Yang Berkarya"; dan kedua, "Laris Karena 'Gue Banget'. Berikut ini adalah kutipan-utuh atas laporan-kedua Koran Tempo yang mengangkat bangkitnya penulis cilik di Indonesia. Selamat menikmati. (Redaksi) Selengkapnya
|
 |
Perkembangan Buku Anak-Anak di Iran: Hari Ketiga Pameran Buku di Teheran
Pada hari kedua di pameran buku di Teheran, saya melewati beberapa stan di area penerbit-penerbit luar negeri, tapi baru pada hari ketigalah saya lebih intens mengamati mereka dari dekat. Apabila dipilah-pilah, ada dua jenis stan: stan kedutaan dan stan para penerbit. Stan kedutaan (antara lain Prancis, Jerman, Swiss, Korea, Jepang, Turki, Oman, Uni Emirat Arab, Cina, Uzbekistan, Rusia) terutama memajang buku-buku seputar atlas, budaya, seni, pariwisata, termasuk foto presiden. Kecuali Turki, stan-stan penerbitan ini terlalu sederhana dan apa adanya—jauh berbeda dengan stan-stan nasional yang pernah saya lihat di Frankfurt Book Fair. Kehadiran stan-stan penerbitan tersebut tampaknya lebih untuk menunjukkan rasa persahabatan mereka dengan negara Iran di tengah kengototan Amerika dan sekutunya menerapkan sanksi atas Iran. Tak tahu juga, kenapa kedutaan Indonesia tidak ambil bagian. Yang mendapat cukup banyak kunjungan adalah stan penerbitan dari Jepang, Jerman (mereka bahkan mulai mempromosikan ajang Frankfurt Book Fair), dan Turki (yang paling serius menata stan penerbitannya). Selengkapnya
|
 |
Cinta di Simpang Jalan
Aku jatuh hati pada Laura Basuki!
Itulah yang kurasakan setelah menonton film 3 Hati, Dua Dunia, Satu Cinta, persembahan Mizan Productions pada 10 dan 15 Juni 2010. Ternyata tak hanya Rosid (Reza Rahadian) yang terpesona kepada Delia (Laura Basuki), aku pun meleleh dibuatnya. Perannya yang penuh konflik, baik internal maupun eksternal, nyaris tanpa cacat. Dalam mengukur sebuah film, bagus atau buruk, aku biasa menyiapkan rongga dada sebagai tabula rasa. Apabila sekat-sekat di dalamnya mulai bereaksi, sesak karena menanggung turbulensi perasaan, menyeret dan menghanyutkan, kuanggap film itu berhasil membawaku pada spektrum nilai positif. Selengkapnya
|
 |
|
>> |
Kolom |
Bagaimana Membuat Indeks-Buku yang Baik?
Indeks adalah komponen sangat penting dari sebuah buku—khususnya buku nonfiksi. Melalui "Bab Indeks", seorang pembaca dapat menemukan secara cepat dan tepat sebuah materi yang dibahas oleh buku tersebut. "Bab Indeks" ini berada di end pages (halaman-halaman akhir) sebuah buku—biasanya menjadi komponen paling akhir yang ada di halaman buku. Indeks disusun secara abjadiah—A, B, C, hingga Z. Setiap kelompok huruf (misalnya "A") berisi kata yang ada di dalam buku, yang disertai petunjuk nomor halamannya, yang diawali dengan huruf "A"—misalnya Ahmadiyah, 54, 89; Amerika Serikat, 5, 355; aroma terapi, 99, 102; azan subuh, 7, 90, 500; dst. Selengkapnya

Bagaimana Membangkitkan Gairah Menulis
Assalamu'alaikum, Pak Hernowo.
Saya ingin berkonsultasi mengenai tulis-menulis. Manakah yang paling mudah, menulis menggunakan mind mapping atau menulis dengan memanfaatkan teknik menulis bebas. Saya sudah mencoba mempelajari buku-buku yang Pak Hernowo tulis. Namun, kenapa ya gairah untuk menulis masih belum muncul juga. Bagaimana kira-kira saran bapak. Terima kasih.
Selengkapnya
|

|
|
|
>> |
Info
Terkini |
Penerbit Mizan dan Nestle-Dancow Membuat Buku untuk Anak
Nestle-Dancow memperingati Hari Anak Nasional dengan meluncurkan program "Dan Kau pun Anak Indonesia". Program tersebut dilakukan melalui persembahan film dokumenter, lagu, cerita rakyat, dan buku mewarnai yang akan didistribusikan sebagai bonus setiap pembelian produk Dancow. Program tersebut dilaksanakan sepanjang bulan Juli 2010. Selengkapnya
Program Digital Publishing Kelompok Mizan
Era konvergensi media mendorong setiap penerbit buku, di seluruh dunia, untuk melakukan terobosan baru, khususnya dalam beradaptasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks dan canggih. Kelompok Mizan merespons perubahan tersebut dengan melakukan program repurpose/reformat terhadap buku-buku terbitannya yang nantinya akan didistribusikan dalam berbagai produk digital.
Selengkapnya

Seminar "Guruku Teladanku" di Pondok Pesantren Baiturrohman
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah" (Al-Quran, Surah Al-Ahzab [33], ayat 21). Ayat sangat penting—khususnya jika dikaitkan dengan bagaimana seseorang belajar menjadi lebih baik—ini akan dijadikan tulang punggung pemikiran Hernowo ketika dia diundang untuk menjadi narasumber di sebuah seminar yang akan diselenggrarakan oleh Pondok Pesantren Baiturrohman, Ciparay, Bandung.
Selengkapnya
|
|
|