|
Lini
Produk Hikmah |
|
|
|
Hikmah
Newsletter |
Daftarkan email Anda untuk dapat menerima
newsletter Mizan.
|
|
Katalog Hikmah |
|

Telusuri katalog |
|
| Launching buku Cooking with Love (04/09/2008) |
Buku ini merupakan sebuah pembuktian bahwa para anggota komunitas online yang mungkin selama ini hanya bertemu di dunia maya, bisa menghasilkan sebuah karya. Percaya atau tidak, dalam penyusunan buku ini, orang-orang yang terlibat di belakang layar belum sekalipun pernah berjumpa karena terbentang oleh jarak (Jakarta, Jerman, Amerika, Yogyakarta). Dalam acara launching ini pulalah mereka akhirnya dipertemukan pun sekaligus acara ini menjadi sebuah pertemuan para anggota kedua milis tersebut.
Keharuan tampak dari awal acara yang dimulai pada pukul 10.30 ini. Irma Rahmat, selaku MC menjelaskan kurang lebih tentang sosok Inong Haris kepada hadirin yang datang di MP BookPoint Jakarta. Bunda Inong-begitu ia biasa dipanggil- dikenal lewat kiprahnya di dunia kuliner. Milis Dapur Bunda yang didirikannya tahun 2001 kini telah memiliki ribuan anggota. Yang menarik dari peluncuran buku ini adalah kehadiran Ratih Sang yang membacakan tiga buah puisi karya almarhumah yang kemudian membius para hadirin yang sebagian besar terdiri dari kaum wanita sehingga mereka tak kuasa untuk tidak menitikkan air mata ketika puisi itu dibacakan. Kehadiran chef Bara Pattiradjawane yang mempraktekan salah satu resep karya bunda Inong yakni “Banana Cheese Cake” yang juga terdapat dalam buku ini pun memberikan nilai plus dalam acara ini.
Satu hal yang perlu dicatat. Semua hasil dari penjualan buku ini royaltinya akan diberikan kepada kedua buah hati almarhumah Zidan dan Shifa. Hal ini menjadikan sebuah apresiasi yang sangat besar dari sahabat-sahabat bunda Inong kepada pihak keluarga. Bahkan Ratih Sang mengungkapkan bahwa ia sangat iri kepada almarhumah karena dirinya merasa belum tentu jika ia telah berpulang, akan ada banyak orang yang dapat berbuat seperti apa yang sahabat-sahabat bunda Inong lakukan (walaupun sebagian besar tentu belum sempat mengenal sosok Inong Haris sampai saat kepergiannya). |
|