Masukkan kata kunci Anda

Ensiklopedia Keislaman Bung Karno

Ensiklopedia Keislaman Bung Karno

Nyaris tak ada yang meragukan ketokohan Bung Karno sebagai pemimpin besar revolusi sekaligus sosok yang visioner. Namun, akibat upaya desoekarnoisasi, tak sedikit pula yang memberikan penilaian negatif terhadap Bung Karno. Namanya sengaja dinegatifkan, termasuk dianggap tidak memihak pada Islam, bahkan ada yang meragukan keyakinannya terhadap Tuhan.

Ensiklopedia Keislaman Bung Karno berusaha menyajikan cerita-cerita menarik di balik panggung politik Bung Karno. Ketika Bung Karno melawat ke negeri komunis Soviet muncul pro-kontra di publik. Tapi, tahukah alasan sebenarnya mengapa Bung Karno ke sana? Bagaimana Bung Karno memasukkan syarat ke Soviet? Juga soal bagaimana sampai Soviet kembali membuka masjid yang kini dikenal dengan nama Masjid Biru Soekarno hingga ditemukannya Makam Imam Bukhari.

Buku ini juga memuat perjalanan spiritual Bung Karno, termasuk cerita pahit pembuangannya oleh pemerintah Kolonial Belanda yang justru meninggalkan beberapa jejak masjid yang masih ada hingga kini.

Ensiklopedia Keislaman Bung Karno ini memberikan gambaran yang utuh tentang pemikiran Bung Karno terhadap Islam dengan seluk-beluknya. Menyajikan pemikiran Bung Karno tentang Tuhan, Islam, Al-Quran, Nabi Muhammad, dan Nilai-nilai Islam. Juga pergaulannya dengan tokoh-tokoh Islam dalam perjuangan kemerdekaan dan pengaruhnya terhadap Dunia Islam.

Menariknya, buku ini sengaja diawali dengan judul “Ensiklopedia” sebagai pemancing minat bagi pembaca yang ingin lebih mengetahui apa saja pemikiran Presiden Soekarno dalam masalah ketuhanan, nilai-nilai Islam, dan bagaimana kekagumannya terhadap sosok Nabi Muhammad Saw.

Sang penulis, Rahmat Sahid, lahir di Kebumen 1 Agustus 1981. Ia adalah putra kedua dari lima bersaudara. Saat kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ia mengambil jurusan Studi Agama-Agama. Setelah lulus, ia langsung menggeluti dunia jurnalistik di Koran Sindo selama 11 tahun, dan kini lebih banyak menulis untuk buku-buku politik dan biografi tokoh.

Buku ke-4 dari 3 hasil karya sebelumnya ini, menjadikan buku ini kredibel, berkualitas, serta sangat layak untuk dibaca karena didukung langsung oleh anak Soekarno sendiri, yakni Megawati Soekarno Putri lewat kata pengantarnya dan beberapa tokoh-tokoh Islam lainnya yang terekam dalam ensiklopedia ini.

Hasil karya Rahmat Said diantaranya yakni Pak Taufiq dan Bu Mega: Catatan ringan Keluarga Politik (2013); Puan Maharani: Matang dalam Kerja Keras Politik (2015); dan Banteng Senayan dari Medan (2017). Kesehariannya selepas kerja, ia membangun keluarga kecil bersama sang istri, Siti Julaeha, dan ketiga putranya.

 

Sumber: Diolah dari berbagai sumber