Annisa sedang gelisah. Sekolah sudah menjatuhkan vonis: Klab cosplaynya akan dibubarkan. Vincent-senpai Sang Pendiri dengan wajah bishonen-nya, Ocha Sang Ketua dengan kip[as kertas dan keceriaannya, Agnesya Sang Lolita dengan renda dan aksesori-aksesori lucunya, Eka Sang Komikus, Bagas Sang Ksatria Baja, mereka sudah menjadi sebuah keluarga. Lalu, mereka harus pisah begitu saja?
Mereka jelas harus berjuang. Mengalah bukan pilihan. Mereka harus menghadapi pihak sekolah, meyakinkan keluarga, tapi pertama mereka harus bisa menjawab pertanyaan yang lebih penting: Apa arti cosplaying bagi diri mereka masing-masing?
Beli