Masukkan kata kunci Anda

Belajar Al-Quran Tidak Pernah Secepat Ini

Belajar Al-Quran Tidak Pernah Secepat Ini

Allah telah menjamin bahwa Al-Quran mudah untuk dipelajari.  Sebagai umat muslim menjadi suatu kebutuhan bagi kita untuk mempelajarinya. Namun dengan kesibukan dan rutinitas yang padat, metode hapalan konvensional dirasa kurang efisien bagi kita yang ingin cepat belajar Al-Quran. Metode konvensional membutuhkan waktu belajar yang cukup lama. Hal ini bukan berarti metode konvensional tidak baik, hanya saja waktu yang dibutuhkan untuk belajar tidak sebentar. Berdasarkan hal tersebut, metode Alhuda lahir.

Metode ini dibuat oleh penulis yang merupakan praktisi pengajar Al-Quran, Drs. M. Ashim Yahya. Ia juga telah mengujicobakan metode ini kepada siswanya selama enam belas tahun. Bila metode konvensional menggunakan pola hapalan, maka dalam buku ini kita diajarkan untuk belajar Al-Quran dengan metode pemahaman.

Butuh tiga tahap untuk belajar cara konvensional, yaitu: menghapal huruf hijaiah, mengucapkan huruf hijaiah, dan membaca huruf hijaiah berharakat. Berbeda dengan Metode Alhuda yaitu melalui cara pemahaman bentuk huruf dan jumlah titik. Untuk memahami harakat, metode ini mengenalkan dengan pendekatan huruf latinnya.

Pemahaman huruf hijaiah dipermudah dengan mengelompokan berdasarkan bentuk dan jumlah titiknya. Semakin mudah ketika pengelompokan ini dibuat menonjol dengan memberi warna berbeda pada titik-titik huruf hijaiahnya. Setelah paham, kita diajarkan untuk menulis dan menyambung huruf hijaiah. Hingga tahap ini, siswa sudah dapat membaca Al-Quran dalam level paling sederhana. Penyempurnaan bacaan dimulai dengan pengenalan hukum bacaan dan hukum tajwid. Dalam buku ini juga kita diajari mengenal dan menulis angka Arab.

Melalui buku ini diharapkan kesibukan yang padat bukan menjadi alasan untuk terus belajar dan mengaji Al-Quran. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw. yang dirawi Bukhari, “Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.” Semoga kita menjadi sebaik-baik orang dan umat beliau.

sumber: http://nourabooks.co.id/belajar-al-quran-tidak-pernah-secepat-ini/