Masukkan kata kunci Anda

Hari Guru Nasional: Bagaimana Menjadi Guru Manusia?

Hari Guru Nasional: Bagaimana Menjadi Guru Manusia?

Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November sejatinya bertujuan untuk menghormati peran dan jasa-jasa para guru dalam mencerdaskan bangsa. Namun, memberikan ilmu dan mendidik seseorang secara sabar dan telaten sesungguhnya bukanlah perkara mudah. Berbagai tantangan harus dihadapai oleh para guru dalam proses belajar mengajar.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, para guru tentunya harus menemukan metode atau strategi belajar mengajar yang tepat guna diterapkan kepada para siswa atau anak didiknya. Buku karya Munif Chatib yang berjudul Gurunya Manusia bisa menjadi jawaban yang tepat dalam menemukan beragam metode mengajar yang dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar.

Munif Chatib menyebutkan bahwa apa yang dimaksud dengan gurunya manusia merupakan guru yang memiliki keikhlasan dalam proses belajar mengajar. Gurunya manusia memiliki keyakinan bahwa target pekerjaannya adalah membuat setiap siswa berhasil memahami materi pelajaran yang disampaikan. Selain itu gurunya manusia juga menempatkan apa yang dihasilkan dari seorang guru sebagai akibat yang didapatkan dari kewajiban yang dilakukan dengan keikhlasan.

Menjadi gurunya manusia tentu merupakan sesuatu yang ideal dan selalu diharapkan oleh para guru maupun calon guru. Lantas apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara menjadi gurunya manusia yang sesungguhnya?

Berikut beberapa hal penting yang diperlukan serta dapat dilakukan untuk menjadi gurunya manusia:

 

Kemauan Untuk Terus Belajar

Salah satu hal penting yang diperlukan gurunya manusia adalah kemauan para guru atau pengajar untuk terus belajar. Hal tersebut diperlukan bagi para guru agar dapat memperbaiki diri serta dapat mengembangkan kreativitas, sehingga proses belajar mengajar menjadi menyenangkan dan materi ajar dapat diterima sepenuhnya oleh anak didik.

Dalam proses pembelajaran tersebut, para guru harus membekali diri dengan tiga hal yakni paradigma, cara, dan komitmen. Maksud dari tiga hal tersebut adalah, yang disebut sebagai gurunya manusia senantiasa memandang setiap peserta didik sebagai juara, mengajar dengan hati, mengartikan kemampuan peserta didik dalam arti yang luas, dan menjadi sosok yang menyenangkan bagi siswanya.

Ilustrasi foto: Seorang guru harus menjadi menjadi sosok yang menyenangkan bagi para muridnya

Apersepsi

Apersepsi merupakan sebuah stimulus khusus pada awal belajar yang bertujuan meraih perhatian dari para siswa. Apersepsi dapat menentukan bagaimana proses belajar mengajar berjalan kedepannya. Sebagaimana sebuah instruksi dari guru kepada para muridnya, bilamana instruksi yang diperintahkan oleh guru kepada para murid dianggap menyenangkan, maka murid-murid tersebut otomatis akan mengikuti instruksi gurunya.

Multiple Intelligences

Dalam proses belajar mengajar para guru dapat menerapkan strategi belajar multiple intelligences, yakni proses belajar mengajar yang dekat dengan kebiasaan problem solving. Dalam strategi tersebut para murid atau peserta didik menggunakan metode belajar dengan berkreasi menggunakan nalar dan daya pikir yang mereka miliki.

Lesson Plan

Kemudian hal penting terakhir yang juga diperlukan gurunya manusia adalah lesson plan, atau rencana pelaksanaan pembelajaran kreatif yang dibuat oleh guru sebelum mengajar. Hal ini diperlukan agar para guru memiliki perencanaan dalam proses belajar mengajar yang menarik bagi siswa. Selain itu dengan lesson plan para guru akhirnya memiliki arsip yang berguna sebagai bahan penyempurnaan dalam proses belajar mengajar kedepannya.

Ilustrasi foto: Seorang guru memerlukan metode belajar yang kreatif agar setiap murid berhasil memahami materi pelajaran yang disampaikan

Hari Guru Nasional yang selalu kita peringati tiap tahun, menyadarkan kita bahwa menjadi seorang guru sebagai tenaga pendidik bukanlah hal mudah yang selama ini terbayangkan. Dengan sabar mereka menghadapi berbagai tantangan demi tujuan yang mulia mengabdikan diri untuk mencerdaskan bangsa.

Terima Kasih para guru yang ada di seluruh Indonesia, teruslah berjuang dalam mencerdaskan bangsa dan memajukan pendidikan Indonesia.

 

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

(Ari)